Yohannes Teguh

Posted in Uncategorized on Januari 15, 2008 by froggyboy

Ciuman Tanpa Status

 

 

            Pemuda dengan rambut kribo ini mengaku telah enam kali berpacaran. Saat ini ia tampak sedang asik dengan kesendiriannya. Mantan kekasihnya yang keenam yakni Adis ia anggap sebagai yang paling berkesan selama menjalin hubungan. Menurut Teguh saat ini ia sedang merasa terusik, mungkin bisa dikatakan terusik tapi asik.

            Pasalnya Adis yang ia putuskan pada bulan Agustus dua ribu tujuh silam kembali masuk dalam kehidupan pribadinya. Diawali ketika Adis melalui sebuah pesan singkat ia berinisiatif  untuk mengantarkan Teguh menuju terminal di mana ia akan menaiki bus untuk kembali ke Jatinangor. Selain itu mereka pun sempat bertemu di Jatinangor ketika Adis mengantar adiknya yang akan kuliah.

            Teguh sampai saat ini merasa bahwa Adis masih menyimpan cinta untuknya. Hal ini Teguh yakini hanya dengan menafsirkan bahasa tubuh dari Adis.

Mengapa Paling Berkesan

               Ketika Teguh ditanya mengapa hubungannya dengan Adis paling berkesan ia mengungkapka beberapa hal. Yang pertama adalah karena untuk mendekati Adis, ia memerlukan waktu tiga tahun dan setelah lama bersabar barulah Adis jatuh dalam pelukan seorang Teguh.

            Yang kedua adalah karena ia dan Adis berbeda agama alias berbeda keyakinan. Dan karena masalah ini pulalah ia akhirnya mengakhiri hubungannya yang telah dibina selama dua tahun. Ok kawan!! Dari sana kita bisa mengambil sebuah simpulan, mengapa Adis tampak masih mencintai Teguh walaupun kini Adis tidak lagi hidup sendiri.

            Dan inilah yang membuat seorang Teguh merasa terusik. Teguh bingung untuk menentukan sikap. Disatu sisi logika berbicara, dan di sisi lain hati bertanya. Ketika ia ditanya mengenai jika adanya kesempatan untuk kembali memiliki sang pujaan hati, ia menjawab itu mungkin saja asal mereka berdua bisa bersatu dalam satu keyakinan.

            Yang ketiga adalah karena ciuman yang telah mereka lakukan. Untuk hal ini akan dijelaskan pada alinea berikutnya…

Ciuman Pertama

            Teguh menuturkan bahwa ciuman pertama adalah sesuatu yang esensial bagi seorang pria. Karena dalam melakukan ciuman pertama dibutuhkan keberanian, ga tau malu, dan sedikit konsentrasi.

            Ketika ditanya tentang ciuman yang paling berkesan Teguh mengungkapkan hal itu ia lakukan dengan Adis. Dari sini kita bisa menemukan jawaban mengapa ciuman menjadi salah satu alasan yang membuat kisah cinta ini menjadi paling berkesan untuk Teguh.

            Ketika ditanya mengapa ciuman dengan Adis merupakan ciuman yang paling berkesan padahal ini bukanlah ciuman pertamanya, Teguh mengungkapkan dengan muka diselimuti rasa malu. Pada awalnya ia mengelak untuk menuturkan kisah ini, tapi pada akhirnya ia tak kuasa untuk menahan cerita.

            “Gw ciuman sama Adis waktu kita belum jadian dan dia masih jalan sama mantannya, di situ gw ngerasa jadi cowok banget Nyet..”, kenang Teguh.

            GILA LO GUH…!!

Iklan

Fiesta

Posted in Uncategorized on Januari 15, 2008 by froggyboy

Salah Nama, Dapet Cinta

 

 

Seperti halnya Diki, Fiesta menuturkan kisah cinta berkesannya dengan seseorang yang berbeda agama, yaitu Jacklan. Meskipun ia telah berpacaran sebanyak lima kali dan kini ia pun sedang menjalani hubungan dengan salah seorang teman kampusnya, ia tetap menganggap berpacaran dengan pemuda beda agama tadi adalah yang paling berkesan.

Ia bercerita, bahwa ia baru mengetahui si pujaan hati berbeda agama ketika ia telah terlanjur jatuh hati. Ia dan Jacklan merupakan teman satu kelas dalam bimbingan belajar. Awalnya ia menganggap Jacklan dalam satu keyakinan, hal ini dilatarbelakangi oleh asumsi Fiesta bahwa dibelakang nama Jacklan ada panjangan Syah (Jacklansyah.red).

Ternyata, asumsi dara berhidung mancung ini 100% salah. Beberapa waktu kemudian ia baru menyadari bahwa nama Syah tadi adalah kepanjangan dari Firmansyah yang merupakan salah seorang teman Jacklan. Akan tetapi nasi telah menjadi bubur. Perasaan cinta yang telah berkembang sulit untuk ditarik kembali. Akhirnya kedua sejoli tadi jalan dan jadian.

Masih menurut Fiesta, hubungannya ini terjadi selama kurang lebih enam bulan. Dalam menjalani hubungan ini ia mengakui banyak pengorbanan demi menghadapi aral yang melintang. Perbedaan agama menjadi masalah utama. Setelah berjalan selama enam bulan, dengan tanpa dukungan orang tua maupun teman akhirnya Fiesta mengakhiri hubungan ini. Ia mengungkapkan, dirinya sangat sedih karena pada kenyataannya ia masih mencintai Jacklan.

Sampai saat ini ternyata Fiesta masih menyimpan perasaan untuk Jacklan. Ia berharap dirinya bisa berada dalam satu keyakinan dengan sang pangeran hati. Ia berharap saat ini ia tidak hanya bisa memberikan cinta, tapi ia juga ingin mendapatkan cinta itu sendiri.

Pada akhirnya kita tinggal menunggu babak baru kisah cinta Fiesta. Akankah Jacklan pindah agama? Apakah masih ada secerca harapan bagi Fiesta untuk kembali bersama Jacklan? Ataukah Syarief bisa menjadi tambatan hati yang terakhir sekaligus pengganti Jacklan? Biarlah waktu yang menjawab…

Posted in Uncategorized on Januari 15, 2008 by froggyboy

Ardhy Akmal Aryana

 

Lagi Nyari Jodoh..

 

           

            “Gw belum pernah pacaran,” tuturnya ketika ditanya sudah berapa kali ia berpacaran. Mengutip salah satu judul lagu Seurius, sendiri itu indah, mungkin itulah kata yang tepat untuk melukiskan keadaan Ardhy saat ini. Memang, jomblo merupakan sebuah pilihan. Mungkin hampir dua puluh satu tahun lamanya Ardhy menjomblo, belum ada seorang perempuan pun yang dapat meluluhkan hatinya.

            Barangkali Ardhy terlalu selektif dalam memilih pasangan. Seperti yang ia ceritakan, pasangan impiannya harus memenuhi kriteria seperti dalam game sepak bola Winning baik dari segi fisik, sensitifitas dan tentunya agresifitas.(..???)

            Setelah sekian lama Ardhy menjomblo ia sempat disangka mengalami kelainan orientasi seksual, tapi akhirnya tanda tanya besar itu terjawab sudah, Ardhy saat ini sedang mencari tambatan hati yang ia harap dapat memberikan kepuasan baginya, baik secara jasmani maupun rohani. Dan tentunya yang ia cari adalah seorang perempuan muda seperti kriteria yang Ardhy impikan.

            Masih menurut Ardhy, kini ia berusaha mencari pasangan karena akhir-akhir ini ia merasa hidupnya hampa dan beban ini terlalu berat jika ia pikul sendiri. Good luck Dhy..!!

tentang ‘Pencot’

Posted in Uncategorized on Januari 15, 2008 by froggyboy

Hendi Eka Brahmantika A.k.a Pencot

Dendam Sang “Macan kampus”

Tinggi, besar, hitam, semrawut, itulah Pencot. Rona penyesalan tampak jelas di wajahnya yang terkesan angker saat diminta bercerita mengenai salah satu pejalanan cintanya. Apa yang ditanam itulah yang dituai, mungkin pribahasa tersebut cocok untuk menggambarkan apa yang dituturkan Pencot kepada Froggyboy.

Disela-sela waktu luangnya Pencot bercerita mengenai pedihnya sebuah karma. Apakah kesendiriannya kini hanya disebabkan oleh karma? Ataukah kekasih kelima sudah mendapatkan pengganti yang lebih baik dari segi fisik, mental, finansial, serta kepribadian?

Walaupun dendam sempat menyelimuti hatinya, kini ia sadar bahwa api tidak bisa dibalas dengan api. Sisi bijaknya berbicara, bahwa cinta sejati pasti datang menghampirinya. Akankah semua itu terjadi pada sosok kontroversional ini? Berikut petikan wawancaranya ekslusif Froggyboy dengan Pencot.

Pencot pernah pacaran?

Pernah!! (dijawab dengan nada suara rendah yang langsung mengubur kesan anker yang sejak awal terlukis di wajahnya)

Berapa kali Cot?

Lima kali!! (masih dengan nada suara yang sama)

Menurut Pencot, yang paling berkesan yang mana?

Paling berkesan yang keempat dan kelima. Karena dari sana gw baru sadar bahwa cinta itu ga bisa dimaen-maenin. Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai.

Emang selama pacaran selalu Pencot maen-maenin?

Sebenernya enggak gw maen-maenin sih.. Cuma waktu pacaran yang keempat yang dimulai sejak SMA dan kemudian masuk kuliah gw kecantol sama yang kelima, tapi gw masih pacaran sama yang keempat. Gw emang lagi pengen selingkuh gituh… pacar gw yang keempat ada di Jakarta dan yang kelima ada di sini.

Yang kelima waktu itu statusnya masih punya pacar. Tapi setelah gw deketin yang kelima akhirnya kita sama-sama mutusin pasangan masing-masing, dan kemudian gw jadian sama yang kelima. Gw udah nyakitin hatinya yang keempat, dan yang keempat sampai bilang bahwa dia enggak apa-apa kalau diduain, tapi yang kelima enggak mau kaya gitu.

Walaupun yang keempat udah nangis-nangis, gw dengan kesombongan gw tetep enggak mau buat balik lagi. Belagunya gw, gw nolak yang keempat itu. Tapi akhirnya sekarang gw kena batunya. Sekarang yang kelima mutusin gw sepihak, nah.. posisinya gara-gara ada cowok lain masuk, dan akhirnya gw diputusin.

Tapi gw sadar, ternyata selama jalan sama yang kelima gw terlalu cinta fisik dan gw enggak dapet kenyamanan dari hubungan itu. Gw sering disakitin, ibaratnya gw dijadiin sepatunya dia, tapi sama yang keempat gw diperlakukan layaknya seorang cowok.

Pencot tau enggak sih kenapa cewek-cewek itu bisa suka sama Pencot? Sejujurnya nilai jual dari Pencot itu apa sih??

Ooo..ada pepatah bilang yah..kalau cowok jatuh cinta dari mata, tapi kalau cewek dari telinga. Emang dari segi fisik gw enggak begitu ganteng, bukan gw yang ngomong yah (dengan nada dan bahasa tubuh mengelak), tapi gw …


Sorry gw potong, enggak ganteng apa enggak terlalu ganteng
? Soalnya kalau enggak terlalu ganteng berati ada gantengnya juga donk?

Gw batesin deh..tujuan lo mau ngecakin gw apa mau wawancara? (dengan nada kesal tetapi menyadari)

Ok lanjutin yang tadi!!

Jadi semakin kita rayu cewek, semakin kita kasih perhatian lebih pasti cewek lama-lama luluh juga. Gw orang yang ekspresif, apa yang gw rasa, gw ungkapin, tapi bukan berarti gombal. Kalau gw udah suka sama cewek pasti gw ungkapin perasaan gw.

Kalau Pencot dikasih kesempatan yang sama buat jadian lagi, Pencot bakal pilih yang mana?

Gw bakal pilih yang keempat, gw tau dia sayang dan perhatian sama gw.

Di Friendster Pencot ada foto mantan yang kelima, maksudnya, apa ini salah satu trik?

Blak-blakan aja ni yah..emang ini pecundang banget. Tapi gw pengen buat dia ngerasa bersalah. Gw akuin ini emang sikap pecundang, tapi gw bener-bener sakit hati. Sebenernya kemana sih gw bisa ngelampiasin rasa sakit hati gw? Ya kesitu tadi! (dengan muka kesal)

Kalau Pencot dikasih kesempatan, pengen ngebales ga?

Sejujurnya gw pengen ngebales dia. Kasarnya dia udah nyakitin gw dan gw juga pengen nyakitin dia. Tapi gw sadar ini salah gw. Seperti yang gw bilang tadi apa yang gw tanam itu yang gw tuai.

Sekarang Pencot udah bisa nerima?

Mau enggak mau harus bisa nerima!! (dengan penuh keyakinan)

Harapan Pencot kalau kedua cewek ini baca Froggyboy?

Buat yang keempat dulu lah yah.. jujur gw cinta sama dia, gara-gara cintanya ga jadi cinta sama dia. Gw berharap yang terbaik buat dia. Kalau yang kelima gw berharap dia enggak ngulangin hal yang sama.

Cewek harapan Pencot saat ini?

Gw pengen cewek yang pinter juga dewasa.

Menurut Pencot, tentang ciuman pertama?

Ciuman pertama gw sebatas gw pengen ngejawab rasa pengen tau gw aja. Dan gw ngelakuinnya sama mantan gw yang pertama.

Sama yang kelima dan keempat pernah? Atas dasar apa?

Kalau gw ciuman enggak pernah bilang atas dasar apa, gw ciuman ya ngalir aja, tapi kalau dalam diri gw nafsu ya ada. ***

TANIA Tea….

Posted in Uncategorized on Januari 14, 2008 by froggyboy

Kania Laksita Raras

Rocker Juga Manusia

Siang yang hampir selalu diguyur hujan di Bandung. Awalnya hanya akibat hujan pancingan, sekarang menjadi siklus harian, which is not predictable to pour. Saya menghabiskan waktu dalam ruangan hotel yang sebenarnya bukan hak inap saya. Ditemani batang-batang Dunhill Lights Menthol yang membuat ruangan ini agak sesak dan pikiran yang berkecamuk.

Terlalu banyak meminta untuk dicurahkan dan tidak kuat menunggu sampai nanti, saya pun beranjak menjarah laptop, yang lagi-lagi, bukan hak milik saya (title for today : modal diri doang.red). Setelah melalui beberapa minggu, nyaris sebulan, yang menekan dari berbagai aspek, saya rasa sekarang adalah saat dimana masa recovery itu berjalan. Bisa dibilang, saya mulai beranjak pada satu fase lebih nyata dari sekedar pemulihan.

Diputus pacar, hal ini tampak sebagai sebuah fenomena biasa yang langsung menimbulkan beberapa deskripsi mutlak bagi sebagian (atau kebanyakan) orang : sakit hati, menangis, menderita. Entah berapa adjektif lain yang masih dapat muncul. Untuk alasan baik, untuk melangkah menuju yang lebih dari sebelumnya, atau justru mendapatkan diri kita terpuruk ke bagian yang tidak pernah kita sangka. Dalam kasus pribadi ini, saya menemukan sebuah kondisi baru, yaitu ketidaklogisan dan LELUCON!

Manusia dianugerahi daya berpikir berdasarkan logika oleh Tuhan dan untungnya, saya merasa memiliki daya pikir yang agak sedikit lebih dari sekedar berpikir. Saya merinci dan mengingat, lalu merangkai kesemuanya menjadi semacam sebuah kronologis atau reka ulang. Di situlah, saya menemukan kejanggalan yang benar-benar ekstrim, bahkan cenderung absurd. Saya sering banget melontarkan kata “GILAAAAAA….” Setiap memikirkan hal ini, karena memang tidak ada penggambaran lebih gamblang dan tepat untuk kasus yang saya alami. Saya yakin, di antara kamu semua pasti ada yang pernah mengalami kejadian serupa.

Alasan awal, kami berdua beda agama. Beberapa hari sebelum itu, pihak lain yang lebih baik saya sebut Mr.X ini mengutarakan beberapa kekurangan saya yang membuatnya tidak nyaman. Mungkin pada waktu itu (sekali lagi, mungkin…) ia mengharapkan saya menemui turning point dimana saya bisa merasa tidak nyaman dan ini adalah the dead end. Sayang beribu sayang, peristiwa malam itu justru menguatkan niat saya untuk membuktikan bahwa saya tidak sepenuhnya seperti apa yang ia utarakan. Dan keputusan itu dibuat, “Kita lanjut dengan perubahan. I’ll show you that I can change,”. Walaupun makna change di sini lebih tepat dijelaskan sebagai pembuktian bahwa “Gue gak gitu kaleee…”

Pada malam penuh kelelahan fisik karena berada dalam tiga kota sekaligus dalam satu hari itu, Mr.X sempat mengatakan bahwa dia tidak mau memutuskan hubungan ini, tapi dari penuturannya yang panjang lebar memojokkan saya itu sangat tergambar bahwa tidak ada niat untuk melanjutkan hubungan ini lagi. Usailah sudah malam agak laknat itu…

Beberapa hari kemudian, ini adalah malam laknat sesungguhnya. Di saat saya sedang tidur dengan lelap karena kecapaian mencari bahan tugas dan berencana bangun lewat tengah malam untuk mengerjakan tugas, telepon CDMA saya berbunyi. Weits, sebuah nama yang sudah berminggu-minggu tidak tampil dalam layar hp itu, si Mr.X. Nyawa yang baru terkumpul 20% langsung dibuka oleh omongan dia kalau hubungan saya dan dia cukup sampai di situ. Pukul 02.00, 25 Oktober 2007. Apakah itu waktu yang tepat untuk melakukan tindakan tersebut? Entahlah…

Dan blaaaarrrr….kepenatan karena tugas kuliah menggila, kondisi badan yang tidak bisa menerima asupan apapun selama beberapa hari, ditambah roh saya yang belum sepenuhnya masuk ke dalam raga ini, mendukung terjadinya degradasi pikiran dan emosi yang benar-benar kelewat batas. I was totally blanked out that dawn…never been in my mind that it would be the day of my weakest and he was capable to do that…

Kondisi rinci saya setelah itu sudah tidak bisa dideskripsikan melalui kata-kata yang terbatas visualisasi dan pemahaman ini. Tapi yang jelas, saya merasa bahwa saat itu adalah hari yang mengerikan, cukup.

Berganti hari, berganti hari, berganti hari…sejalan dengan batin saya yang berkecamuk dan terus bertanya apa faktor utama penyebab semua itu, saya meraih apa yang selama ini tidak pernah terlintas dalam pikiran saya. Jawaban yang, entah mengagetkan, entah tidak begitu surprising lagi. He already got someone else, someone that had been with him just couple days after he broke up with me. I don’t know the details, then…

Wow, pikiran dan memori mengenai segala perkataan dan apa yang telah kami lalui langsung menari-nari dalam pikiran saya. Ditambah pendapat sejumlah teman yang sempat mereka lontarkan beberapa hari sebelum itu mulai merangkai sebuah kesimpulan di otak saya. Orang yang notabene mantan kekasih saya itu mengalami sesuatu, entah apa, dan itulah yang menyebabkan dia memutuskan tidak bisa mengusahakan apapun lagi untuk hubungan kami berdua.

Konsistensi diri yang selama ini saya tangkap dari perilaku dan perkataannya pun menjadi pudar. Dia bukan orang yang dulu pernah saya kenal. Itu yang pasti. Terjadi perubahan luar biasa dalam rentang waktu singkat, terlalu singkat hingga bisa mengubah kepribadian orang hingga 180 derajat seperti ini. Entah itu karena si another sweetheart, atau karena kondisi pribadi dia yang menyebabkan rangkaian lelucon ini melengkapi pikiran saya. Dan lucunya, orang baru dalam hidupnya itu benar-benar orang baru dari lingkungannya. Hahaha, saya hanya kembali pada pola pemikiran saya lagi bahwa ada kemungkinan dia sudah dekat dengan si another sweetheart sewaktu dia masih menjabat status in a relationship with Kania. Funny, or ironic? Well, you tell me. Frankly, it’s both for me.

Di sini saya mengamati bahwa sangat sulit bagi seorang manusia untuk menemukan konsistensi dirinya. Manusia cenderung mengutarakan pikirannya melalui perkataan, karena itu adalah media komunikasi paling mendasar dalam kehidupan kita. Tapi, terkadang manusia terlalu terbawa suasana dan kondisi yang menurutnya merupakan sebuah pengabsahan akan tindakan baru walaupun itu tidak sesuai dengan konsistensi diri yang ia pernah utarakan. Memang benar ada pernyataan, we’ll never know till we try. Everything has a start and an end, and when people decide to start something, they usually know the risk that it takes. While, in other circumstances, people just give up with what they come into when they find something is not as they want to be. Dalam keadaan wajar, manusia akan mencoba mengatasi kendala dan hambatan itu, tapi dalam kasus ini, Mr.X menyerah. Saya sempat berpikir jika ini mengenai menang dan kalah, saya ada dalam posisi kalah. Gagal. Loser. Worthless.

Ups…sayangnya, sekarang setelah saya mengerti betul kenyataan apa yang ada di depan mata, situasi berbalik. Ya, saya bukanlah si kalah, tanpa menyebutkan dengan mutlak bahwa saya menang, tapi saya tahu persis situasi seperti apa yang sekarang terjadi. Terlepas dari perasaan di dalam Mr.X yang tidak mungkin saya tahu seratus persen, but regret will never be mine like I thought it would be. Melepaskan sesuatu untuk yang lebih baik adalah pernyataan yang sempat membuat saya merasa serendah dulu, tapi begitu saya melihat sesuatu, saya kini yakin bahwa pernyataan ini ditujukan untuk diri saya sendiri. I don’t tell that I’ve been playing an angel, but I just tried to play right and logically. Pain was mine, suffering was all I got, depression was always haunted me every morning I woke up, but now I wake and see things with laugh because for me, it’s all just a JOKE! It’s ridiculous. No offense, but he’s been blinded by some silly games.

Entah apa yang akan ia rasakan, karena saya tahu betul apa yang menjadi prioritas hidupnya selama saya mengenal Mr.X (dengan catatan bahwa dia masih Mr.X yang saya kenal dulu). Saya juga tidak begitu peduli dengan apa yang akan ia hadapi di depan. Bisa jadi menyesal, bisa jadi menjalani hidupnya yang baru ini dengan perasaan riang. Tapi satu hal yang saya mengerti dan tahu pasti, I’m much worthier than what I’ve got.

Seperti yang saya muat dalam profile Friendster, dewi fortuna selalu berpihak pada saya belakangan ini. Dan memang, no pain no gain. Ternyata, saya mendapatkan kesempatan baru untuk menunjukkan pada diri saya sendiri bahwa apa yang telah menjadi persepsi dia selama ini hanya sebagian kecil dari saya. Ada bagian-bagian lain yang tidak sempat, atau memang, tidak pernah dia lihat dan sadari.

Satu kesimpulan saya pada siang yang semakin hujan ini, bermainlah pada posisi yang benar, no lies then no regrets. Not knowing so just don’t conclude. And mean what you say, mean what you think, do as yours because we are the controller of all alter-ego,ego, and emotion. These things don’t have right to control us.

 

Tengtang Uya

Posted in Uncategorized on Januari 14, 2008 by froggyboy

Surya Mahendra Saputra / Uya

ATM

(Ajang Tempat Mesum)

Uya mengaku, ia telah berpacaran dengan pasangannya yang akrab dipanggil Dean selama enam tahun. Dalam perjalanan cintanya mereka belum pernah mengenal kata putus. Uya bercerita, mereka kenal sebagai teman sekelas ketika duduk di bangku SMP. Awalnya Uya sering melihat ke arah tempat di mana Dean duduk dan belajar, dari situlah strategi klasik curi-curi pandang muncul.

Sebagai seorang pria hasrat Uya untuk mengungkapkan perasaan muncul, kesempatan itu berawal ketika Uya ditugasi sebagai pemimpin upacara. Akan tetapi waktu itu Uya menginginkan dirinya bertugas sebagai pengibar bendera, akhirnya pucuk dicinta ulam tiba mungkin itulah kata pepatah. Uya ditantang teman-temannya untuk menembak Dean, dan jika dia berhasil dia akan tugaskan sebagai pengibar bendera.

Tepatnya 14 Desember 2001, ketika istirahat kedua, dibelakang kelas dengan disaksiakan teman-teman dari luar jendela, Uya melaksanakan niatnya. Tanpa pikir panjang Dean menerima cinta sang Surya, dan Uya pun kaget, seperti yang Uya tuturkan ia tidak menyangka cintanya langsung diterima oleh sang pujaan hati.

 

Long Distance Relationship

Menurut Uya yang kini telah menjalani hubungan jarak jauh selama kurang lebih lima tahun, sikap saling percaya adalah senjata yang ampuh untuk tetap bertahan. Dalam menjalani hubungan ia dan Dean menerapkan undang-undang percintaan yang dinamakan Undang-undang Kita dan dalamnya terdiri dari 33 pasal, dan ketika ada yang melanggar akan dikenakan sangsi berupa traktiran ice cream ketika mereka bertemu di kampung halaman.

Menurut Uya, dalam menerapkan pasal-pasal itu gampang-gampang susah. Ketika ditanya soal amandemen, Uya mengatakan belum kepikiran untuk melakukan hal itu. Mungkin ini disebabkan Undang-undang Kita dinilai efektif dalam menjaga hubungan mereka.

Ketika ditanya apakah pernah terbesit niatan untuk selingkuh Uya menjawab dengan jawaban diplomatis. Ia menjawab niatan itu antara ada dan tiada. Uya berharap ia dan Dean selalu menjaga komitmen sehingga hubungan ini akan memiliki akhiran indah.

 

Ciuman Pertama

Ketika melakukan ciuman pertama Uya merasakan seluruh badannya bergetar. Ia mengatakan ciuman itu jangan diminta, ciuman itu harus momentum. Pernah suatu ketika, saat hasrat memuncak dan bibirpun rindu untuk dikecup, Uya berpikir keras bagaimana caranya ia bisa mencium bibir sang pujaan hati tanpa meminta secara lisan.

Akhirnya, setelah berpikir beberapa saat, Uya pun menemukan cara, ia berusaha mengagetkan Dean dari belakang. Ketika kekasih hatinya kaget, Uya memandang mata Dean dengan tatapan yang tajam. Dan akhirnya apa yang Uya inginkan terjadi. Menurut Uya trik ini cukup efektif untuk memaksa sang kekasih jatuh dipelukannya.

Uya juga menuturkan ciuman yang paling berkesan ia lakukan di ATM. Dalam kasus ini ATM bukanlah kependekan dari Anjungan Tunai Mandiri, tetapi berarti Ajang Tempat Mesum. Mudah-mudahan tidak ada kamera tersembunyi yang mengabadikan adegan tersebut, Uya…Uya…

TENGTANG DIKI

Posted in Uncategorized on Januari 14, 2008 by froggyboy

Zulkarnaen A.k.a Diki

Dikiku Sayang.. Dikiku Malang..

 

Rasa iba menyeruak ketika ia menuturkan kisah cintanya. Nada suaranya yang lesu menambah kesan bahwa ia menyayangkan hal itu menimpa dirinya ketika Diki menginkan hubungan yang serius. Perbedaan agama menjadi hambatan utama. Walaupun tersenyum, terlihat jelas rona kesedihan dari wajahnya. Berikut petikan wawancaranya:

Lo pernah pacaran?

Pernah!!! (Diki jawab dengan tegas)

Berapa kali?

Cap..Cip..Cup.. Belalang kuncup..!! tujuh!! (sambil menghitung jari)

Yang paling berkesan atau mungkin memuakkan dan ingin lo ceritain yang mana?

Paling berkesan adalah yang terakhir ini(dengan nada suara lesu). Sekarang udah enggak, karena itu, itu berkesan. Ini berakhir di awal Desember, jadiannya tahun 2006.

Menurut lo, kenapa paling berkesan?

Karena ini kasusnya adalah kami berbeda agama. Biasanya juga gw pacaran beda agama, tapi kalo waktu SMP ato SMA kan itungannya masih gak serius. Tapi saat gw kuliah, saat itu juga gw mikir pengen serius tapi gw malah dapetnya yang beda agama. Dan itulah yang akhirnya jadi masalah. Ini pacaran gw yang paling lama, stahun dua bulanan.

Dia temen SMA lo?

Bukan! Dia temen kenal gw..

Kalau lo dikasih kesempatan lagi buat jadian sama dia gimana?

Gw ga akan ngambil kesempatan itu, karena bakal balik lagi masalah agama.

Siapa yang paling memermasalahkan, lo, dia apa keluarga?

Gw sama dia sebenarnya g masalah, tapi mungkin kalau keluarga walaupun diem-diem iya! Mereka mempermasalahkan.

Ada momen-momen berkesan ga pas lo jalan sama dia?

Ya ada! Enak aja, selama jadian ini yang paling nyaman yang pernah gw rasain. Pokonya seru deh.. kerasa banget yang kata orang dunia milik berdua dan yang lain ngontrak itu kerasa banget. (sambil nyengir)

Persepsi lo tentang ciuman pertama?

Ciuman pertama pasti coba-coba. Awalnya karena lo pengen tau doang. Ada unsur nafsu dicampur dengan keinginan yang sangat tinggi, dan enggak pure atas rasa sayang.

Kalau dengan mantan lo yang terakhir?

Iya donk!!(dengan nada tegas)

Lo ngelakuinnya atas dasar apa?

Mungkin karena gw awalnya serius, gw enggak bawa unsur nafsu dan rasa ingin tau ke situ.

Masa sih ga ada nafsu?

Ada sih dikit! (he..he..he..) ya iya lah pake nafsu,kalau ga nafsu gw impoten donk!!

Harapan lo buat dia saat ini?

Harapan gw jangan sampai kasus kaya gini terjadi lagi. Semoga semua orang sadar bahwa urusan agama,urusan aku dan Dia,bukan aku dengan mereka. (sambil tertawa)